Jangan Kendor Apabila Atasan Bung Bersikap Kotor!

Posted by Ganas003 on Oktober 18, 2019 in

Meskipun jabatan Bung hanya seorang karyawan yang mengumpulkan uang hanya untuk makan dan menyambung hidup untuk satu bulan ke depan. Namun, problem harga diri tak sanggup dikesampingkan apabila atasan kerap menginjak-injak Bung sebagai seorang bawahan. Tulisan ini tak mengajarkan Bung untuk melawan atasan, melainkan hanya menunjukkan beberapa saran dan cara untuk menghadapi atasan yang keras, lho.


Jangan kendor Bung, tak perlu pula overthinking apabila atasan bersikap semena-mena. Seperti tak mau tahu apa pun alasan Bung, yang beliau tahu hanyalah pekerjaan harus diselesaikan sempurna waktu. Bahkan, tak jarang atasan hingga mengeluarkan kata-kata garang untuk memberikanmu peringatan. Ironisnya lagi, Bung harus lembur tanpa uang lembur. Apakah Bung pernah mengalami ini? Nah jikalau begitu, sekarang Bung tengah membaca goresan pena yang tepat, lantaran berikut ini ialah kiat-kiat untuk menghadapi atasan yang kerap bertingkah seenaknya.


Fokuskan Pikiran terhadap Pekerjaan, Jangan Sampai Termakan oleh Luka Perasaan


Meskipun jabatan Bung hanya seorang karyawan yang mengumpulkan uang hanya untuk makan dan  Jangan Kendor apabila Atasan Bung Bersikap Kotor!


Tanggung jawab Bung sebagai karyawan tentunya ialah merampungkan pekerjaan yang ditugaskan. Apabila atasan bersikap seenaknya, lupakan dulu sejenak dan fokus untuk merampungkan pekerjaan sempurna waktu. Kerjakan dengan baik sesuai porsi Bung.


Jangan hingga perasaan terbawa dalam ranah pekerjaan, jadilah orang yang high context, dimana permasalahan pribadi tak terseret ke pekerjaan. Tetapi apabila atasan tetap berlaku seenaknya, mungkin Bung sanggup bersikap tegas dengan mempertanyakan.


Ikuti Aturan yang Ada, Tetap Tenangkan Diri Bung


Meskipun jabatan Bung hanya seorang karyawan yang mengumpulkan uang hanya untuk makan dan  Jangan Kendor apabila Atasan Bung Bersikap Kotor!


Jangan pernah berpikir untuk melaksanakan kekerasan fisik ataupun non fisik terhadap atasan yang selalu bersikap semena-mena Bung. Ketidaksukaan Bung kepadanya, tak harus menciptakan Bung melampiaskan emosi. Salah satu cara yang sanggup Bung lakukan ialah ikuti hukum berlaku di daerah kerja, ibarat jangan pernah tiba terlambat. Karena permasalahan kala Bung melanggar beberapa hukum sanggup membuka potensi kasus baru. Hindarilah kasus yang sanggup menciptakan karir Bung rusak.


Lagi pula jikalau Bung berhasil melampiaskan emosi secara fisik kepada atasan, yang ditakutkan ialah munculnya rekomendasi Bung sebagai karyawan yang jelek ke beberapa perusahaan. Hingga Bung sulit mendapat pekerjaan gres apabila resign.


Curahkan Perasaan pada Pihak Personalia Perihal Atasan Bung yang Belaku Seenaknya


Meskipun jabatan Bung hanya seorang karyawan yang mengumpulkan uang hanya untuk makan dan  Jangan Kendor apabila Atasan Bung Bersikap Kotor!


Salah satu langkah yang mungkin sanggup Bung tempuh apabila atasan bersikap kurang mengenakkan ialah berkonsultasi dengan pihak personalia. Lewat personalia Bung sanggup memberikan keluh kesah sekaligus rasa kecewa terhadap atasan yang semena-mena.


Sebagai karyawan, Bung mempunyai hak untuk memberikan keluhan tersebut, tentunya didukung dengan kinerja Bung yang memang baik. Tetapi apabila jalan yang ditempuh sedikit sulit, sanggup Bung adukan kepada serikat pekerja.


Lebih Laki, Kalau Bung Sampaikan Langsung pada Atasan, Agar Dirinya Tahu apa yang Bung Keluhkan


Meskipun jabatan Bung hanya seorang karyawan yang mengumpulkan uang hanya untuk makan dan  Jangan Kendor apabila Atasan Bung Bersikap Kotor!


Apabila memungkinkan, ibarat ada rapat tahunan, penilaian atau aneka macam acara discussion semacamnya, Bung bicarakan pribadi mengenai perlakuannya. Utarakan di momen yang tepat, jangan hingga mengganggu pekerjaan Bung dan atasan. Bangun komunikasi yang baik dengan atasan, sampaikan bahwa Bung ingin bekerja dengan seoptimal mungkin. Maka dari itu, Bung sanggup meminta pada atasan untuk menumbuhkan iklim yang baik bagi para pekerja biar hasil yang dicapai maksimal.


Kalau Sudah Tidak Ada Perubahan, Resign-lah, Mungkin Itu yang Bung Butuhkan


Meskipun jabatan Bung hanya seorang karyawan yang mengumpulkan uang hanya untuk makan dan  Jangan Kendor apabila Atasan Bung Bersikap Kotor!


Atasan yang baik tak selalu memarahi bawahannya, apalagi bersikap seenaknya hingga melukai perasaan. Untuk itu, jikalau upaya ibarat di atas tidak membantu. Lebih baik Bung ambil langkah untuk resign, daripada Bung tersiksa dengan nuansa pekerjaan yang selalu diselimuti emosi dan dibawah tekanan. Siapa tahu memang itu bergotong-royong solusi terbaik yang Bung butuhkan. Jangan takut tak sanggup pekerjaan, lantaran rezeki tak bakal ke mana. Percayalah.