Harapan Gres Di Sektor Tunggal Putri Indonesia

Posted by Ganas003 on September 24, 2019 in ,

Harapan Baru di Sektor Tunggal Putri Indonesia

Usianya gres 17 tahun, lho!


Nama Putri Kusuma Wardani atau yang dekat disapa Putri KW belakang menjadi perbincangan hangat. Putri disebut-sebut sebagai keinginan gres sektor tunggal putri badminton Indonesia.
Nama Putri menjadi perbincangan terkait dengan penampilan apiknya di World Junior Championship 2019 yang berlangsung di Kazan, Rusia pada 7 hingga 13 Oktober 2019 lalu. Performanya yang memberi poin bagi Indonesia menuai kebanggaan di samping cara bermainnya yang baik.

1. Punya nama panggilan KW

 Harapan Baru di Sektor Tunggal Putri Indonesia Harapan Baru di Sektor Tunggal Putri IndonesiaIDN Times/PBSI
Dilansir dari video yang diunggah Badminton Indonesia di akun YouTube dengan judul "Ngobrol Bareng Atlet Epsiode 2: Putri Kusuma Wardani", wanita 17 tahun ini dekat disapa KW. Panggilan ini sudah disematkan padanya semenjak tahun 2014.
"Yang panggil pertama Ahong. Briliandri Cristanto," kata KW bercerita. "Baju pertandingannya kan Putri KW. Pertama dipanggil 'Putri'. Ahong lihat namanya KW," kata beliau lagi.
Lama dipanggil KW, beliau justru merasa jengah dipanggil Putri.
"Aneh rasanya," kata Putri. "Kalau orang-orang panggil Puput," dongeng dia.

2. Kunciran paling khas se-pelatnas

 Harapan Baru di Sektor Tunggal Putri Indonesia Harapan Baru di Sektor Tunggal Putri IndonesiaIDN Times/PBSI
KW punya gaya khas sendiri yang membuatnya berbeda dibanding atlet-atlet pelatnas PBSI lainnya. Atlet pratama asal klub badminton Exist ini punya gaya kuncir rambut ke atas yang khas.
Hal ini bukan tanpa alasan. KW punya dongeng sendiri perihal gaya kuncir rambutnya yang terbilang unik.
"Waktu itu rambutnya pendek ngalangin ke mata jadi kuncir ke atas aja hingga sekarang," kata KW bercerita.
"Nyaman sih. Ganggu dikit samping-sampingnya jika panjang," kata beliau lagi.

3. Bermain badminton semenjak usia 8 tahun

 Harapan Baru di Sektor Tunggal Putri Indonesia Harapan Baru di Sektor Tunggal Putri IndonesiaIDN Times/PBSI
KW mengenal badminton semenjak usia 8 tahun. Ayahnya menjadi sosok yang pertama mengenalkannya kepada dunia bulu tangkis.
"Dulu diajak sama papa dekat rumah ada GOR. Suruh lihat-lihat. Mungkin saja tertarik," kata KW bercerita. Kerap diajak bermain badminton oleh sang ayah, KW juga berlatih bersama klub sebelum pada 2014 diterima menjadi anggota klub badminton Exist.
Masuknya KW ke Exist juga punya dongeng sendiri. Dimulai dengan masukan dari orang bau tanah teman dekat KW kepada orang bau tanah KW biar KW mencoba untuk masuk ke Exist. Kini, KW menjadi salah satu unggulan di pratama Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

4. Pengagum atlet asal Spanyol, Carolina Marin

 Harapan Baru di Sektor Tunggal Putri Indonesia Harapan Baru di Sektor Tunggal Putri Indonesiainstagram.com/bwf.official
Bermain di sektor tunggal putri, KW mempunyai idola yang juga atlet tunggal putri. Wakil Spanyol, Carolina Marin menjadi idola KW.
"Mainnya bagus, semangatnya tinggi. Berharap suatu ketika pengen ketemu," kata KW.
KW juga bercerita sempat bertemu dengan Marin ketika turnamen Indonesia Masters 2018. KW mengaku bahagia sanggup bertemu dengan idola.