Hati-Hati! Jangan Hingga Salah Jurusan Alasannya Hal Sepele Ini

Posted by Ganas003 on Agustus 25, 2019 in

Hati-hati! Jangan Sampai Salah Jurusan Karena Hal Sepele Ini

Jangan hingga menyesal lho!

Memilih jurusan kuliah yang sempurna dan sesuai bagi diri sendiri, memang tidaklah gampang dan perlu banyak sekali pertimbangan. Nah, seringkali orang menduga bahwa penyebab salah jurusan yaitu hal-hal yang serius.
Padahal, penyebab salah jurusan seringkali bermula dari hal-hal sepele yang mungkin tak pernah terpikirkan sebelumnya. Lalu, apakah hal-hal sepele tersebut?

1. Terlalu mendengarkan ucapan orang lain, tanpa mempertimbangkan fakta yang ada

 Jangan Sampai Salah Jurusan Karena Hal Sepele Ini Hati-hati! Jangan Sampai Salah Jurusan Karena Hal Sepele Iniunsplash.com/Ben White
Pendapat orang lain, terutama pendapat orang terdekat mempunyai efek yang besar terhadap keputusan pemilihan jurusan kuliah. Kelihatannya sih sepele, tapi hal ini juga bisa bikin salah jurusan lho.
Pendapat ataupun saran orang lain boleh-boleh saja kau dengar dan terima, namun dengan catatan harus menurut fakta yang ada. Mungkin orang lain memang bermaksud baik, tapi bukan berarti mereka selalu benar, 'kan?
Misalkan, mereka beropini jurusan A lebih baik daripada jurusan B alasannya alasan tertentu. Ada baiknya, kau mengusut dahulu kebenarannya, kemudian sesuaikan dengan kemampuan dan kecocokanmu dengan jurusan tersebut. Intinya, bijaklah dalam menciptakan keputusan, ya!

2. Mengabaikan bunyi hati

 Jangan Sampai Salah Jurusan Karena Hal Sepele Ini Hati-hati! Jangan Sampai Salah Jurusan Karena Hal Sepele Iniunsplash.com/Stefan Spassov
Apa perasaanmu ketika dihadapkan dengan banyak sekali pilihan jurusan tertentu? Apakah ada perasaan tidak nyaman atau tidak enak? Bila ada, sebaiknya kau harus lebih waspada dan peka ya. Bisa jadi itu yaitu bunyi hati yang memperingatkanmu bahwa kau bekerjsama tidak cocok di jurusan tersebut.
Tapi, tetap ingat walau bunyi hatimu berkata tidak, ada baiknya kau juga mempertimbangkannya secara rasional. Dengan begitu, mudah-mudahan kau bisa menciptakan keputusan yang lebih sempurna untuk diri sendiri.

3. Tidak pernah memikirkan wacana jurusan kuliah yang mungkin cocok untukmu

 Jangan Sampai Salah Jurusan Karena Hal Sepele Ini Hati-hati! Jangan Sampai Salah Jurusan Karena Hal Sepele Iniunsplash.com/sean Kong
Bagaimana mungkin kau bisa menentukan jurusan kuliah yang tepat, bila kau tidak pernah memikirkan wacana hal tersebut sebelumnya? Artinya, janganlah menciptakan keputusan untuk menentukan jurusan secara tergesa-gesa, apalagi bila kau tidak pernah memikirkan hal tersebut sebelumnya. Ujung-ujungnya, kau mungkin akan menentukan jurusan kuliah secara asal-asalan. Jadi, pikirkanlah semenjak dini, ya!

4. Tidak mengenali kelebihan dan kekurangan diri sendiri

 Jangan Sampai Salah Jurusan Karena Hal Sepele Ini Hati-hati! Jangan Sampai Salah Jurusan Karena Hal Sepele Inipexels.com/Gregory Hayes
Memilih jurusan kuliah juga hendaknya didasarkan pada kesukaan dan kemampuan diri. Itu berarti, kau harus mengenali dirimu sendiri dengan baik ya. Sebab, bila kau tidak tahu apa kekurangan dan kelebihanmu, maka akan lebih sulit bagimu untuk menentukan jurusan kuliah yang tepat. Sehingga, ada kemungkinan jikalau kau menentukan jurusan yang tidak tepat.

5. Membuat keputusan dalam kondisi emosional

 Jangan Sampai Salah Jurusan Karena Hal Sepele Ini Hati-hati! Jangan Sampai Salah Jurusan Karena Hal Sepele Iniunsplash.com/Christian Fregnan
Memilih jurusan kuliah sebaiknya dilakukan dalam kondisi hening dan rasional. Hindari menciptakan keputusan, termasuk keputusan untuk menentukan jurusan dalam kondisi emosional. Misalnya seperti, ketika marah, sedih, bahkan ketika terlalu bahagia sekalipun.
Kenapa? Ya, alasannya dalam kondisi tersebut kita mengedepankan perasaan tanpa mempertimbangkan fakta ataupun data yang ada, sehingga ada kemungkinan untuk menentukan jurusan yang salah dan tak sesuai dengan diri.
Jadi, itulah kelima hal sepele yang bisa bikin kau salah jurusan. Semoga kau sanggup menentukan jurusan kuliah yang sempurna dan sesuai denganmu, ya!