Jadilah Pria Yang Bertanggung Jawab Atas Pasangan, Biar Si Nona Terkesan Pada Bung

Posted by Ganas003 on Juli 23, 2019 in

Melakukan tanggung jawab eksklusif memang tidak mudah. Secara kodrat saja setiap satu orang memikul suatu tanggung jawabnya sendiri-sendiri, yang berarti beban dan cobaan dijalani masing-masing, bukan? Mulai dari tanggung jawab pribadi, profesi, hingga soal hati. Untuk yang terakhir, termasuk dalam kategori tanggung jawab Bung, karena mengikrarkan diri atas keterlibatan dalam suatu korelasi dengan si nona secara spesial. Barang tentu ada yang harus Bung pikul terutama dalam urusan mencintai.


Secara batin si nona yang sudah terikat korelasi dengan Bung, niscaya juga memikul tanggung jawab. Tetapi tanpa maksud mendiskreditkan kaum adam, rata-rata yang menyalahi tanggung jawab dalam suatu korelasi biasanya yakni laki-laki. Seperti mengasihi lebih dari satu wanita atau selingkuh. Oleh sebab itu si nona pun tak asal dalam menentukan pasangan, selain faktor bebet dan bobot, ciri pria yang bertanggung jawab juga diperhatikan olehnya. Nah, berikut ini yakni ciri-ciri pria yang bertanggung jawab di mata si nona yang sanggup Bung jalankan sehingga menambahkan kesan.


Laki-Laki Sejati Pantang untuk Mengingkari Janji


Melakukan tanggung jawab eksklusif memang tidak gampang Jadilah Laki-Laki yang Bertanggung Jawab atas Pasangan, biar Si Nona Terkesan pada Bung


Tanamakan ke dalam diri untuk tidak gampang berjanji kepada si nona sebab takut mengecewakan. Anggaplah akad itu sebagai utang yang mau tak mau, suka tidak suka, harus ditepati. Secara klise Bung niscaya pernah mendengar istilah tersebut. Laki-laki yang bertanggung jawab di mata si nona yakni orang yang pantang untuk mengingkari janji. Sedangkan akad yakni sebuah tanggung jawab yang harus dilakukan.


Dalam hal ini bukannya dihentikan untuk Bung mengucapkan akad kepada si nona, tetapi lebih kepada menitikberatkan sebuah akad itu sendiri. Apakah sanggup ditepati dan dilunasi, jangan hanya sekedar cuap-cuap basa-basi Bung.


Enggan Menyusahkan, Apalagi Menyakiti Hati Orang Terkasih


Melakukan tanggung jawab eksklusif memang tidak gampang Jadilah Laki-Laki yang Bertanggung Jawab atas Pasangan, biar Si Nona Terkesan pada Bung


Hidup itu jangan ibarat parasit yang menyusahkan pihak lain. Ini juga berlaku bagi Bung, untuk tidak menyusahkan si nona di banyak sekali kondisi, apabila tidak benar-benar bersifat darurat. Bagi si nona, seorang pria yang bertanggung jawab harus siap membantu dan direpotkan apabila si nona membutuhkan bantuan.


Tetapi si nona pun cukup fair, dalam arti tidak selalu meminta pinjaman Bung untuk sesutu yang ia sanggup kerjakan sendiri. Paling pentingnya lagi, jangan ada pikiran untuk berpaling ke lain hati selagi korelasi masih terikat janji. Karena Bung yang bertanggung jawab tentu tak mempunyai pikiran untuk menyakiti orang yang terkasihi.


Memiliki Tanggung Jawab untuk Membawa Si Nona ke Arah Lebih Baik dari Biasanya


Melakukan tanggung jawab eksklusif memang tidak gampang Jadilah Laki-Laki yang Bertanggung Jawab atas Pasangan, biar Si Nona Terkesan pada Bung


“Bawa diriku ke arah lebih baik,”, mungkin yakni satu ungkapan yang coba diungkapkan si nona dalam hati. Rasa tanggung jawab bagi si nona bukan hanya hal yang bersifat memuji atau mencintai. Tetapi si nona juga terbuka akan kritikan dan kebanggaan dari Bung. Dan begitu juga sebaliknya. Karena bagi si nona, pria yang bertanggung jawab bakal membawa pasangannya ke arah yang lebih baik


Cintanya Sebanding dengan Waktu yang Coba Diberikan


Melakukan tanggung jawab eksklusif memang tidak gampang Jadilah Laki-Laki yang Bertanggung Jawab atas Pasangan, biar Si Nona Terkesan pada Bung


Terkadang waktu menjadi permasalahan bagi si nona. Disibukan pekerjaan dan rasa lelah menciptakan Bung hanya beristirahat saja, menciptakan nona merasa diacuhkan. Dalam beberapa kesempatan, si nona memang hingga sering tak mendapat kabar sebab Bung tak sempat memegang gawai sebab banyak hal yang mesti diurus.


Hal itu pun menciptakan si nona mempunyai pandangan bila pria yang bertanggung jawab, sebisa mungkin meluangkan waktu untuknya meskipun sedikit dan apa pun yang terjadi. Karena bila cinta, niscaya yakni sedikit waktu untuk mengutarakan rasa senang ketika Bung mempunyai si nona.


Berjuang Itu Sampai Akhir, Bukan Hanya Diawal, Bung!


Melakukan tanggung jawab eksklusif memang tidak gampang Jadilah Laki-Laki yang Bertanggung Jawab atas Pasangan, biar Si Nona Terkesan pada Bung


Sadarkah Bung, bila si nona merasa bila setiap pria hanya berjuang diawal saja? Kala sudah mendapat cintanya, rasa yang dulu sempat diperjuangkan dan diagungkan perlahan mulai menghilang. Kemudian perilaku Bung menjelma biasa saja, seolah rasa ketertarikan mulai menghilang. Tentu saja perilaku ibarat itu tidak mencirikan sebagai pria yang bertanggung jawab, ‘kan?


Bagi si nonam cinta itu yakni konsistensi. Apa yang diperjuangkan harus dibuktikan hingga semuanya usai. Bukan hanya didasari rasa penasaran. Konsistensi Bung dalam mengasihi si nona merupakan sebuah tanggung jawab besar yang tak sanggup diubah atau ditebus oleh hal yang besar.